Surat Cinta Untuk Bunda "Tentang Aku dan Perjuangan"
08.21
Untuk Bunda, semesta dan segalaku. Ketika memendam sesuatu semisal perasaan, tanpa sadar kita menciptakan bom y...
Pemalas, yang mengurung diri dalam tumpukan kertas
08.21
Untuk Bunda, semesta dan segalaku. Ketika memendam sesuatu semisal perasaan, tanpa sadar kita menciptakan bom y...
04.55
Sepi sesekali jadi tempat paling rumah, Untuk bersembunyi. Disana kesedihan diselami, Bukan disesali. Aku pernah berkali-kali...
05.49
Jangan salah paham, aku bodoh jika menerkanya sebagai mungkin saja. Bukannya Kau paham segalanya. Sedang “jangan salah paham” hanya kalimat...
07.33
1 Buku catatanku hampir penuh Seperti jalanan yang semut Oleh kerumunan demonstrasi. Disana ada mahasiswa dan polisi. Tapi catatanku ta...
06.40
Puisi ini ditulis sebagai hadiah perpisahan untuk dekan fakultasku yang lama, dari mahasiswa-mahasiswa yang berterima kasih atas perhatian ...
05.35
Aku ingin punya tempat sampah yang bisa bicara. Seperti mulut calon pejabat yang senang mengumbar kata. Tapi cukup jadi puisi saj...
19.44
Mari kita anggap ini sebagai fiksi mini , yang tak pernah terjadi :) !!! Kelana selalu percaya bahwa hidup adalah sebuah ketetapan. Sep...
22.04
Puisi ini untuk Penguasa yang mati rasa, Aparat kepolisian yang mati nuraninya, dan mereka yang pura-pura buta dan gemar tutup telinga....