Dunia seperti ruangan pada sebuah gedung pencakar langit
Dalamnya tak terhingga wajah yang memainkan sandiwara
Di atas panggun seorang seniman
Panggung itu kita namai semesta
Sang seniman masih jadi perdebatan soal nama
Sedang sandiwaranya berjudul waktu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar