Pages

Rabu, 11 Juni 2014

Bumi dalam Bait



Bumi dijangkiti sepi
Beberapa masa dia lewati sendiri
Menyaksikan perang demi perang
Luka demi luka manusia
Yang bersedih karena ditinggal  kekasih dan keluarga

Ada tawa yang luka
juga tangis yang tak bahagia
Dikandung masa
Dan berpindah antar benua
Atau lestari
Dalam cerita antar generasi
Bumi masih setia
Jadi telinga bagi suara yang terpenjara

Waktu menggulung jauh
Melampaui berjuta peradaban
Jadi ibu bagi berjuta kebohongan
Bumi masih sendiri
Abai oleh para penghuni

Meradang jutaan wilayah
Meringkik seperti kuda
Karena sehari tak basah
Gugur berjuta dedaunan
Karena sehari batang tak makan cairan
Bumi masih luka
Tapi lebih takut manusia lupa

Lalu ratusan ribu jiwa
Diwabahi penyakit seperti kusta
Diserang rasa takut tak bernama
Dihantui bayang serdadu pencabut nyawa
Digigiti sesal tentang dosa-dosa
Bumi tak tertawa
Tak merasa lucu dengan semuanya

Atau dalam lamunan
Manusia tentang persetubuhan
Yang jadi pemeran
Dalam jutaan kelahiran
Bumi hadir sebagai penonton,
Setia pada omong kosong sinetron

Tidak ada komentar:

Posting Komentar